• spanduk 8

Identifikasi kelebihan dan kekurangan kualitas wol.

berita

1. Kelurusan Baik itu helaian tunggal maupun helaian gabungan, harus longgar, bulat, tebal, dan rata. Tidak ada ketidakrataan dan perbedaan ketebalan.

2. Tangan terasa lembut (lembut) dengan kekenyalan, tidak ringan dan tanpa "tulang", juga tidak keras dan tanpa "kepala daging". Harus kenyal, tebal, dan elastis.

3. Kehalusan Permukaannya halus dan memiliki bulu yang merata. Seharusnya tidak terlalu kasar, dan tidak terasa seperti "tali".

4. Warna yang dipilih harus cerah dan "spiritual", bukan kusam dan terlihat "kuno".
Selain memperhatikan kualitas yang telah disebutkan di atas saat membeli wol, perlu juga memilih sesuai dengan tujuannya. Misalnya, untuk celana wol, karena bagian lutut, selangkangan, bokong, dan bagian lainnya lebih rentan terhadap kerusakan, maka membeli wol campuran akrilik dan wol murni lebih tahan lama dan lebih ekonomis daripada wol murni.

Lansia sebaiknya memilih wol murni, karena mereka kurang berolahraga dan teksturnya harus lembut. Benang akrilik sangat populer karena warnanya cerah, ringan, mudah dicuci dan dikeringkan, harganya murah, dan tidak mudah digigit serangga.
Tips memilih sweater:

1. Cium baunya, lihat elastisitasnya, rasakan
Saat memilih sweter, Anda dapat mengikuti tiga langkah: mencium, menyentuh, melihat, dan memeriksa. Banyak sweter di pasaran terbuat dari serat kimia. Saat membeli, sebaiknya cium terlebih dahulu apakah ada bau. Jika tidak, belilah, karena akan merusak kulit Anda.
Kemudian sentuh dengan tangan Anda, regangkan sweter untuk melihat apakah elastisitasnya cukup, karena sweter dengan elastisitas yang buruk mudah berubah bentuk setelah dicuci, jadi tidak disarankan untuk membelinya. Periksa kembali apakah semua sambungan benang di permukaan sweter halus, apakah pola rajutannya konsisten, dan apakah warna benangnya proporsional. Setelah memilih dengan cermat, barulah beli.

2. Pilih warna sesuai dengan warna kulit
Saat membeli sweter, jangan selalu memilih yang kamu suka, tetapi pilihlah yang paling cocok untukmu. Jika kamu berkulit gelap, sebaiknya kenakan pakaian dengan warna hangat, terutama putih, abu-abu muda, merah muda, dan oranye, dan jangan dipadukan dengan biru tua, ungu tua, cyan, dan cokelat.
Jika warna kulit kemerahan, sebaiknya gunakan warna-warna hangat yang sedikit jenuh sebagai pakaian, atau kuning kecoklatan muda, hitam dengan hiasan warna-warni, atau warna mutiara untuk menyesuaikan dengan warna kulit. Warna ungu, kuning terang, hijau muda, dan putih murni sebaiknya tidak digunakan, karena warna-warna ini akan terlalu menonjolkan kemerahan pada kulit.

3. Usahakan untuk tidak memilih sweter yang terlalu mewah.
Hindari memilih sweter yang terlalu mewah dan terlalu berwarna-warni. Meskipun warnanya terlihat cerah, sweter tersebut memberikan kesan mencolok dan kuno, serta mudah ketinggalan zaman. Kesederhanaan adalah pilihan klasik, sweter dengan nuansa yang elegan dan gaya yang simpel namun elegan, mudah dipadukan, dan tahan lama. Oleh karena itu, memilih sweter polos dengan warna-warna sederhana adalah item fesyen yang tak lekang oleh waktu.


Waktu posting: 19 Juli 2022